BOLAANG MONGONDOW TIMUR — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo, menyesalkan insiden yang menimpa kendaraan pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Kotamobagu saat menjalankan tugas pemadaman kebakaran di wilayah Modayag.
Insiden tersebut terjadi ketika mobil pemadam kebakaran sedang bertugas membantu penanganan kebakaran, namun mendapat perlakuan tidak pantas berupa pelemparan, cacian verbal, serta situasi yang nyaris berujung pada tindakan kekerasan terhadap petugas pemadam kebakaran di lapangan.
Menanggapi kejadian tersebut, Bupati Oskar Manoppo menegaskan bahwa tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, terlebih karena petugas pemadam kebakaran sedang menjalankan tugas kemanusiaan.
“Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur sangat menyesalkan terjadinya insiden ini. Dalam keadaan apa pun, tindakan yang mengancam keselamatan petugas di lapangan tidak dapat dibenarkan,” ujar Oskar Manoppo.
Menurutnya, kejadian tersebut tidak mencerminkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial yang seharusnya dijunjung tinggi oleh masyarakat. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
“Petugas pemadam kebakaran bekerja untuk melindungi keselamatan masyarakat dan lingkungan. Karena itu, kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” tambahnya.
Bupati juga menjelaskan bahwa selama ini Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Pemerintah Kota Kotamobagu telah menjalin kerja sama dan koordinasi yang baik, khususnya dalam penanganan kebakaran di wilayah Kecamatan Modayag Bersatu dan Kecamatan Mooat.
“Kerja sama lintas daerah ini dilandasi semangat saling membantu demi kepentingan masyarakat luas. Kami berkomitmen menjaga sinergi antara Pemda Boltim dan Pemkot Kotamobagu agar tetap berjalan dengan baik dan berkesinambungan,” jelas Bupati.
Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur turut menyampaikan keprihatinan atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan petugas yang bertugas di lapangan merupakan tanggung jawab bersama.
“Kami sangat menyesalkan kejadian ini. Petugas pemadam kebakaran datang untuk membantu masyarakat, sehingga sudah sepatutnya mereka mendapatkan perlindungan dan rasa aman selama menjalankan tugas,” ungkapnya.
Kasat Pol PP juga mengimbau masyarakat agar dapat menahan diri serta mendukung tugas-tugas kemanusiaan yang dilakukan oleh petugas pemadam kebakaran.
“Kami mengajak seluruh warga untuk tetap tenang dan mendukung petugas di lapangan, demi menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” ujarnya.
Bupati Oskar Manoppo pun mengimbau seluruh masyarakat Bolaang Mongondow Timur untuk memberikan dukungan kepada petugas pemadam kebakaran, baik yang berasal dari Kotamobagu maupun dari daerah lainnya.
“Setiap tantangan di lapangan hendaknya disikapi dengan kepala dingin dan komunikasi yang baik. Pemerintah berharap masyarakat turut berperan aktif menjaga situasi tetap aman dan kondusif, serta memastikan keselamatan petugas yang sedang bertugas demi kepentingan bersama,” pungkas Bupati. (Don)







