Polemik mengenai jadwal pelaksanaan Lebaran Ketupat di Desa Bukaka akhirnya menemui titik terang. Bupati memberikan kepastian bahwa perayaan di desa tersebut resmi ditunda untuk menghindari bentrok jadwal dengan desa tetangga.
Kepastian ini disampaikan langsung oleh Bupati Boltim Oskar Manoppo melalui pesan singkat WhatsApp pada Senin (30/3). Bupati menyatakan bahwa pihak masyarakat Desa Bukaka telah melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan terkait pergeseran waktu pelaksanaan tersebut.
“Sudah so aman, Bukaka so sampaikan p camat 2 hari lalu bukaka tunda tgl 21 April,” ujar Bupati dalam penyataan tertulisnya.
Langkah penundaan ke tanggal 21 April ini diambil setelah adanya aspirasi dari warga yang merasa keberatan jika perayaan dilakukan pada tanggal 20 April. Warga sebelumnya mengeluhkan jadwal yang terlalu dekat dengan perayaan di Desa Buyat yang jatuh pada tanggal 19 April, karena dikhawatirkan memicu kelelahan fisik serta potensi mubazirnya hidangan yang telah disiapkan.
Dugaan mengenai kurangnya pelibatan tokoh masyarakat dalam penentuan jadwal awal juga sempat menjadi sorotan. Namun, dengan adanya koordinasi yang dilakukan ke pihak Camat sejak dua hari lalu, kini jadwal resmi telah disepakati untuk menjamin kelancaran silaturahmi antarwarga.
Dengan penetapan tanggal 21 April ini, masyarakat Desa Bukaka diharapkan dapat melakukan persiapan dengan lebih maksimal tanpa perlu khawatir akan minimnya kunjungan dari kerabat luar daerah.
(Donal)







