Kabar Jurnalis Com– JEBUS — Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan tokoh masyarakat diperkuat dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah Parittiga-Jebus. Penguatan koordinasi tersebut mengemuka dalam kunjungan kerja Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, S.H., S.I.K., M.H., di Mapolsek Jebus, Kamis (17/9/2026).
Komandan Yonif TP 946/Depati Menumbing Hubertus Bintang Mahendriya, S.S.T.Han., S.I.P., diwakili Wadanyonif TP 946/DM Khairul Arifin, S.T.Han., M.H.I., turut menghadiri sekaligus mendampingi kegiatan tersebut.
Pertemuan yang berlangsung di Lapangan Tenda Mapolsek Jebus, Jalan Kampung Baru No. 95, Desa Jebus, itu turut mempertemukan unsur Forkopimcam, Danpos Binpotmar AL, para kepala desa serta tokoh masyarakat dari Kecamatan Parittiga dan Jebus.
Forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektoral dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan, kerawanan sosial hingga gesekan yang dapat berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.
Dalam pemaparan kewilayahan, Camat Parittiga Adhian Zulhajjany El P., S.STP., menyampaikan wilayah Parittiga dan Jebus memiliki luas geografis sekitar 74.000,21 hektare.
Aktivitas ekonomi masyarakat di dua wilayah tersebut ditopang sejumlah sektor, antara lain pertambangan bijih timah, perkebunan, perikanan tangkap tradisional dan budidaya tambak udang.
Karakteristik wilayah serta beragam aktivitas ekonomi tersebut menjadi perhatian bersama dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak dalam arahannya menekankan pentingnya sinergi antara Polri, TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat dalam mengoptimalkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Para kepala desa dan tokoh masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga ketertiban serta menyampaikan berbagai persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.
Sementara kepada jajaran Polsek Jebus, Kapolres menekankan agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan secara humanis, profesional dan responsif, khususnya dalam merespons setiap laporan maupun pengaduan warga.
Koordinasi lintas sektoral juga melibatkan unsur kewilayahan seperti Yonif TP 946/DM dan Koramil 431-01/Jebus. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat respons terhadap dinamika sosial dan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Kehadiran para kepala desa, tokoh masyarakat, serta unsur terkait lainnya dalam pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi langsung hingga tingkat akar rumput.
Rangkaian kunjungan kerja berlangsung hingga sekitar pukul 11.30 WIB dan ditutup dengan ramah tamah serta foto bersama.
Melalui penguatan komunikasi dan koordinasi antarlembaga, seluruh unsur yang terlibat diharapkan dapat bersama-sama menjaga keamanan wilayah Parittiga dan Jebus, sehingga aktivitas masyarakat dan roda perekonomian dapat berjalan dengan aman dan tertib.(Red).






