Pantai Penganak Dipenuhi Sampah, 539 Personel TNI dan Pemdes Air Gantang Turun Tangan

oleh

Kabar Parittiga–Bangka Barat – Pemerintah Desa Air Gantang bersama ratusan personel TNI dari Yonif TP 946/Ksatria Menumbing dan warga menggelar gotong royong pembersihan Pantai Penganak, Dusun Penganak, Jumat (27/3/2026).

Kegiatan ini turut difasilitasi oleh Pemerintah Desa Air Gantang yang berperan dalam koordinasi, penyediaan kebutuhan di lapangan, serta menggerakkan partisipasi masyarakat dalam aksi bersih-bersih tersebut.

Sebanyak 539 personel gabungan dari Yonif TP 946/Ksatria Menumbing diterjunkan langsung ke lokasi untuk membersihkan pesisir pantai sepanjang kurang lebih dua kilometer. Sampah plastik, kayu, hingga limbah organik seperti batok kelapa terlihat berserakan di kawasan yang selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata masyarakat.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Danyonif TP 946/Ksatria Menumbing, Mayor Inf. Hubertus Bintang Mahendra, dengan melibatkan unsur pemerintah kecamatan, Satpol PP, BPBD, serta masyarakat setempat. Camat Parittiga, Adhian Zulhajjany, S.STP, turut hadir bersama jajaran Koramil 431-01/Jebus.

Dengan menggunakan peralatan sederhana seperti sapu, cangkul, sekop, dan karung, para personel menyisir seluruh garis pantai. Sampah yang terkumpul dimasukkan ke dalam karung, sebagian dibakar dan sebagian lainnya diangkut menggunakan mobil pengangkut dari pihak kecamatan.

Dalam waktu sekitar dua setengah jam, kondisi Pantai Penganak berubah drastis. Dari yang sebelumnya dipenuhi sampah, kawasan tersebut kini tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman.

Namun di balik aksi tersebut, muncul pertanyaan serius: mengapa kawasan wisata yang menjadi kebanggaan masyarakat bisa dibiarkan kotor hingga memerlukan pengerahan ratusan personel untuk membersihkannya?

Kegiatan ini tidak sekadar aksi bersih-bersih, tetapi juga menjadi peringatan keras akan masih rendahnya kesadaran sebagian masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Tanpa komitmen bersama, kondisi serupa berpotensi kembali terulang.

Dalam kesempatan itu, Mayor Inf. Hubertus Bintang Mahendra menegaskan bahwa kehadiran Yonif TP tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga berperan aktif dalam pembangunan wilayah.

“Yonif TP mengintegrasikan fungsi pertahanan dengan pemberdayaan wilayah, termasuk mendukung ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur daerah, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Kepala Desa Air Gantang menegaskan bahwa kebersihan lingkungan tidak bisa hanya bergantung pada aksi sesaat.

“Kami mengapresiasi keterlibatan semua pihak, khususnya TNI yang turun langsung membantu. Namun ini juga menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa menjaga kebersihan pantai adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya saat ada kegiatan seperti ini,” ujarnya.(Red).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.