Kabar Jurnalis Com–SAROLANGUN, JAMBI – Kebakaran hebat melalap rumah milik warga di Dusun Bukit Melintang, Desa Berkun, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Jambi, pada Kamis (25/6/2026) dini hari. Dalam hitungan menit, api membesar dan menghanguskan seluruh bangunan beserta isinya, meninggalkan puing-puing hitam tanpa satu pun harta benda yang bisa diselamatkan.
Korban diketahui merupakan keluarga Ridwan, yang akrab disapa Wek, bersama istrinya, Kurnawati, serta anak-anak mereka. Kini, keluarga tersebut hanya menyisakan pakaian yang melekat di badan setelah seluruh isi rumah, hasil jerih payah bertahun-tahun, habis dilalap si jago merah.
Berdasarkan keterangan Kurnawati, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Sekitar pukul 02.30 WIB, ia terbangun setelah mendengar suara letupan dari dalam rumah. Saat keluar kamar, ia mendapati kobaran api sudah muncul dari bagian dinding dekat instalasi kabel listrik di area plafon, dan dalam sekejap api menjalar ke seluruh ruangan.
Kurnawati sempat berupaya memadamkan api dengan menyiramkan air. Namun, kobaran api justru semakin ganas dan cepat membesar hingga tak lagi mampu dikendalikan. Dalam kepanikan dan ketakutan, ia berteriak meminta pertolongan warga sekitar, sementara api terus melahap rumah mereka.
Beruntung, seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri dari dalam rumah meski api terus membesar dan asap pekat memenuhi udara. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun keluarga harus menyaksikan rumah mereka rata dengan tanah tanpa sempat menyelamatkan barang sedikit pun.
Seluruh harta benda milik keluarga hangus terbakar. Dua unit sepeda motor, lemari es, televisi, perabot rumah tangga, pakaian, hingga berbagai kebutuhan sehari-hari tidak sempat diselamatkan. Semua yang selama ini menjadi penopang hidup keluarga lenyap dalam satu malam.
Warga sekitar yang berdatangan membantu proses pemadaman mengaku sempat mendengar tiga kali suara ledakan dari dalam rumah saat api berkobar hebat. Suasana malam yang semula sunyi berubah mencekam, sementara keluarga korban hanya bisa menyaksikan rumah mereka habis terbakar tanpa daya.
Musibah ini meninggalkan duka yang sangat mendalam bagi keluarga korban. Selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga kehilangan seluruh harta benda yang dikumpulkan selama bertahun-tahun, membuat kondisi keluarga kini benar-benar terpuruk dan serba kekurangan.
Hingga kini, menurut keluarga dan warga setempat, belum ada bantuan maupun tanggapan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait. Kondisi tersebut membuat warga semakin prihatin dan berharap Pemerintah Kabupaten Sarolangun maupun Pemerintah Provinsi Jambi segera turun tangan memberikan bantuan darurat serta solusi bagi keluarga korban yang kini hidup dalam keadaan sangat memprihatinkan.
Masyarakat Dusun Bukit Melintang juga menyampaikan keprihatinan dan terus memberikan dukungan kepada keluarga Ridwan yang saat ini menumpang di rumah kerabatnya. Mereka berharap pemerintah segera menindaklanjuti musibah ini agar keluarga korban dapat segera memperoleh tempat tinggal sementara dan bantuan kebutuhan pokok untuk bertahan hidup setelah kehilangan segalanya.(Redaksi)






