Desa Sekarbiru Dukung Gerakan Ayah Teladan Indonesia, BKKBN Tekankan Peran Ayah Cegah Kenakalan Remaja

oleh

Kabar Jurnalis Com–BANGKA BARAT – Pemerintah Desa Sekarbiru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan keluarga dengan mendukung penuh Sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), program Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN yang digelar pada Jumat (10/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Desa Sekarbiru Munarfarzah atau yang akrab disapa Bonar, Ketua TP PKK Desa Sekarbiru Suti Asih, perangkat desa, Kepala BKKBN Kecamatan Parittiga Dea Adisti beserta tim, serta Duta Generasi Berencana (Genre) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Dikta Oktaviano. Hadir pula Duta Genre Kabupaten Bangka Barat, Tea Aldine dan Muhammad Al Azam.

Kepala Desa Sekarbiru Munarfarzah mengapresiasi dipilihnya Desa Sekarbiru sebagai lokasi sosialisasi GATI.

Menurutnya, keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas.
“Peran ayah tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga harus hadir sebagai teladan, pendidik, dan sahabat bagi anak-anaknya. Kami berharap melalui sosialisasi ini semakin banyak keluarga yang menyadari pentingnya peran ayah dalam membentuk karakter generasi penerus,” ujar Bonar.

Sementara itu, Kepala BKKBN Kecamatan Parittiga, Dea Adisti, mengatakan GATI merupakan gerakan nasional yang mendorong ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak sejak dini.

“Kehadiran seorang ayah dalam kehidupan anak memiliki dampak besar terhadap tumbuh kembang, kepercayaan diri, hingga pembentukan karakter. Melalui GATI, kami ingin membangun kesadaran bahwa pengasuhan adalah tanggung jawab bersama antara ayah dan ibu,” katanya.

Senada dengan itu, Duta Genre Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dikta Oktaviano, mengajak para orang tua untuk lebih terbuka dalam membangun komunikasi dengan anak-anak, terutama di tengah tantangan perkembangan teknologi dan media sosial.

“Anak-anak membutuhkan figur ayah yang mau mendengar, mendampingi, dan menjadi tempat bercerita. Komunikasi yang baik di dalam keluarga menjadi benteng utama agar remaja terhindar dari berbagai pengaruh negatif,” ujarnya.

Melalui sosialisasi tersebut, BKKBN berharap Gerakan Ayah Teladan Indonesia tidak hanya menjadi sebuah program, tetapi mampu menjadi budaya dalam setiap keluarga Indonesia sehingga lahir generasi yang sehat, berkualitas, dan berkarakter.(Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.