Demi Apel Pagi, Oknum ASN Boltim Diduga Ugal-ugalan di Jalan, Netizen: Kurang Sama Deng Pembalap Samua

oleh

BOLTIM – Perilaku berkendara sejumlah oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) Dari wilayah Kecamatan Modayag dan Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), kini menjadi sorotan tajam publik. Melalui unggahan di media sosial, warga melayangkan kritik terbuka terkait aksi ugal-ugalan oknum abdi negara tersebut saat jam keberangkatan apel pagi yang dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Keresahan ini mencuat setelah akun Facebook Tete Vano dan Nurbaya Baya mengunggah keluhan mengenai situasi lalu lintas setiap hari Senin dan hari besar nasional. Dalam unggahannya, Tete Vano menyoroti iring-iringan kendaraan ASN dari arah Modayag dan Mooat yang memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi secara bersamaan demi mengejar waktu apel pagi.

“Untuk ASN yang ada di kecamatan Modayag dan Mooat, coba klu hari Apel (Senin & hari-hari besar nasional) datang lebih pagi, (+- jam: 6 – 6:30 pagi. Supaya itu dijalan nda’ kurang sama den pembalap samua. Kong mopake samua itu jalang,” tulis akun tersebut dalam unggahannya.

Akibat aksi saling kejar tersebut, masyarakat yang hendak beraktivitas ke kebun merasa ketakutan hingga terpaksa harus menepi dan berhenti demi menghindari risiko kecelakaan.

“Sampe-sampe masyarakat yang k Kobong harus menepi kong mobrenti karna Tako den keadaan. Jangan nanti sotasenggol pa masyarakat dijalan kong ba alasan bakuriki lagi,” lanjut Tete Vano dalam postingan yang menyertakan tagar #inicumasekedarsaran.

Senada dengan hal itu, akun Nurbaya Baya juga meluapkan kekesalannya terhadap perilaku oknum ASN yang terkesan egois di jalan raya.

“S ulang bkng tako dpa lia ni kendaraan bku dusu d jalan sma sama m pi b apel kuae c nda usa jga malambing dr bukng cuma ngni yg punya jalang aua,” tulis Nurbaya yang merasa perilaku tersebut sudah sangat menakutkan bagi pengguna jalan lain.

Unggahan yang kini mendapat perhatian luas dari netizen tersebut diharapkan menjadi bahan evaluasi serius bagi Pemerintah Kabupaten Boltim. Masyarakat menuntut adanya pembinaan tegas terhadap oknum-oknum ASN di wilayah Modayag dan Mooat tersebut agar lebih santun dalam berkendara. Warga menekankan bahwa kedisiplinan administratif dalam mengejar jam apel jangan sampai mengabaikan aspek keselamatan nyawa masyarakat yang menggunakan akses jalan yang sama.

(Donal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.