Kabar Jurnalis Com–TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 resmi dibuka di Lapangan Bola Desa Sinarmanik, Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, pada 13 September 2026 pukul 08.00 WIB. Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa”, program ini menyasar pembangunan infrastruktur sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan fisik dan nonfisik.
Pembukaan TMMD ke-130 Kodim 0431/Bangka Barat juga diwarnai berbagai aksi kemanusiaan TNI Angkatan Darat, mulai dari pengobatan gratis, donor darah, pelayanan bagi anak stunting, hingga bazar murah untuk membantu masyarakat.
Saat diwawancarai melalui doorstop, Fadil menyampaikan sejumlah sasaran fisik yang menjadi bagian dari program TMMD, di antaranya normalisasi sungai, pembuatan talud, rehabilitasi dua unit sekolah di Kecamatan Jebus, serta pembangunan jalan usaha tani.
“Selain pembangunan jalan dan rehabilitasi sekolah, kegiatan ini juga mencakup pembuatan lima titik sumur bor, penanganan empat unit rumah tidak layak huni (RTLH), program ketahanan pangan nasional, serta penanaman pohon keras dan pohon buah,” ujarnya.
Perkuat Akses Air Bersih
Salah satu fokus yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan TMMD kali ini adalah penyediaan sumber air bersih bagi masyarakat.
Menurut Fadil, sejumlah desa di Bangka Barat telah terdata dan mengajukan kebutuhan pembangunan sarana air bersih karena masih mengalami keterbatasan akses terhadap air.
Ia mencontohkan Desa Teluk Limau yang telah menikmati manfaat program penyediaan sumber air bersih.
Pihaknya, lanjut Fadil, akan mengusulkan kebutuhan pembangunan sumur bor di desa-desa yang membutuhkan kepada komando pusat agar dapat dipertimbangkan dalam pengalokasian anggaran.
Dengan demikian, pembangunan sumur bor diharapkan dapat diperluas ke desa-desa lain yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.
Sentuh Kesehatan dan Kebutuhan Masyarakat
Selain pembangunan infrastruktur, TMMD ke-130 juga menghadirkan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Program tersebut meliputi pembersihan rumah ibadah dan pasar, pelayanan posyandu, penyuluhan pencegahan stunting, serta pelayanan pos penyakit tidak menular.
Perhatian terhadap anak-anak yang mengalami stunting juga diwujudkan melalui penyaluran paket sembako dan penyediaan 100 paket makanan bagi anak stunting.
Berbagai kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus memperkuat kepedulian sosial di wilayah sasaran TMMD.
Bangun Sinergi TNI, Polri, Pemerintah, dan Masyarakat
Pelaksanaan TMMD ke-130 diharapkan tidak hanya menghasilkan pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting agar seluruh sasaran program dapat terlaksana dengan baik dan hasil pembangunan yang telah dicapai bisa dijaga serta dirawat secara berkelanjutan.
Upacara pembukaan dihadiri Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Czi Fadil, Danramil 0431-01/Jebus, Danpos AL Parittiga, perwakilan Danyon TP 946 Depati Manumbing melalui Kasi Intel, Kapolsek Jebus, Camat Parittiga, pemerintah desa di wilayah sekitar, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Melalui TMMD ke-130, pembangunan dari desa diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat infrastruktur, meningkatkan pelayanan dasar, dan mendorong kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka Barat.(red).

