Pemdes Air Gantang Gelar Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama Anak Yatim

oleh

Kabar Jurnalis Com–Pemerintah Desa Air Gantang, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, menggelar kegiatan bakti sosial berupa buka puasa bersama dan santunan anak yatim pada Kamis sore (26/02/2025) di Balai Desa setempat.

Kegiatan yang mengundang sebanyak 45 anak yatim tersebut murni dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Desa Air Gantang tanpa membentuk kepanitiaan khusus serta tanpa donasi maupun sponsor dari pihak mana pun. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab moral pemerintah desa dalam momentum bulan suci Ramadhan.

Acara buka bersama sekaligus penyerahan santunan tersebut turut dihadiri Ust. Qomarudin yang memberikan tausiyah sembari menunggu kumandang azan Magrib.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Air Gantang, H. Alikan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan santunan anak yatim di Desa Air Gantang yang kita cintai ini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya meneladani ajaran Rasulullah SAW tentang kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim.
Dalam kesempatan tersebut, H. Alikan menyampaikan sebuah pantun:
Pergi ke kebun memetik delima,
Delima manis dibagi rata,
Ramadhan hadir membawa cinta,
Santuni yatim ladang pahala.

Menurutnya, menyantuni anak yatim bukan sekadar memberikan bantuan materi, tetapi juga wujud kepedulian, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial bersama.
“Dalam ajaran Islam, anak yatim memiliki kedudukan yang sangat istimewa.

Menyantuni mereka adalah bentuk ibadah yang besar nilainya di sisi Allah SWT. Bahkan Rasulullah SAW menjanjikan kedekatan di surga bagi orang yang memelihara dan menyayangi anak yatim,” jelasnya.
Ia menegaskan, setidaknya terdapat tiga makna penting dalam menyantuni anak yatim.

Pertama, makna kemanusiaan, yakni memastikan anak-anak yatim tetap merasakan kebahagiaan, perhatian, dan kasih sayang, terutama di bulan suci Ramadhan.

Kedua, makna harapan dan masa depan, bahwa santunan yang diberikan merupakan bentuk dukungan moral agar mereka tetap semangat belajar dan meraih cita-cita.
Ketiga, makna keberkahan bagi desa. Ketika masyarakat dan pemerintah desa bersatu dalam kebaikan, insyaAllah keberkahan akan turun untuk Desa Air Gantang.

“Kalian adalah generasi masa depan Desa Air Gantang. Teruslah belajar, tetap semangat, dan jangan pernah merasa sendiri. Pemerintah Desa akan selalu berupaya hadir dan peduli terhadap kalian,” pesannya kepada anak-anak yatim.

Sebelum mengakhiri sambutannya, ia kembali menutup dengan pantun:
Burung merpati terbang tinggi,
Hinggap sebentar di pohon cemara,
Berbagi kasih kepada yatim hari ini,
Semoga Allah melipatgandakan pahala kita semua.

Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh kehangatan, ditutup dengan doa bersama serta penyerahan santunan, sebelum seluruh peserta menikmati hidangan berbuka puasa bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.