Bupati Boltim Oskar Manoppo Ditantang Tindaklanjuti Dugaan Korupsi Dana Desa

oleh -238 Dilihat

BOLTIM – Terpilihnya Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) periode 2025-2030 membawa harapan baru bagi masyarakat. Namun, di balik kegembiraan pemilihan tahun ini, warga menagih janji kepemimpinan baru untuk segera mengusut dugaan pemborosan uang negara dan penyaluran dana fiktif di beberapa desa.

Salah satu sorotan utama adalah kasus pembangunan jalan paving blok di Desa Tutuyan Induk yang menelan anggaran dana desa sebesar Rp 283 juta pada tahun 2024. Ironisnya, jalan tersebut dibongkar pada tahun 2025 untuk proyek peningkatan jalan yang menggunakan dana APBD tahun yang sama. Ketua DPD LSM Kampakmas-RI, Alferi Hontong, pada pemberitaan sebelumnya mempertanyakan transparansi penggunaan anggaran dan menuntut kejelasan mengenai nasib dana desa yang telah dikeluarkan.

Selain itu, dugaan korupsi dana desa di Desa Dodap Pantai pada tahun 2023 yang sempat menjadi temuan Inspektorat Boltim juga belum menemui titik terang. Hingga kini, tidak ada tindak lanjut dari aparat penegak hukum maupun pemerintah daerah, memicu kekecewaan masyarakat terhadap penegakan hukum di Boltim.

Masyarakat menunggu keseriusan Oskar Manoppo dan Argo Sumaiku dalam menegakkan transparansi dan akuntabilitas di pemerintahan. Jika kepemimpinan baru tidak segera bertindak, kepercayaan rakyat terhadap pemimpin daerah akan semakin tergerus. Apakah janji perubahan hanya sekadar slogan? Ataukah pemimpin baru benar-benar berani menindak para pelaku penyalahgunaan dana desa?

Saatnya mewujudkan Boltim Bangkit dengan tindakan nyata, bukan sekadar janji !

Donal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.